Header Ads

Deretan Pemain Muslim Inspiratif di Liga Top Eropa (Bagian 2 - Habis)


KARBOL_ID - Pesepak bola Muslim yang menghuni liga-liga top Eropa kian menjamur, tentunya bukan hal mudah bagi mereka untuk menjalankan keyakinannya mengingat Muslim menjadi kaum minoritas di benua biru.

Namun deretan nama dibawah ini telah membuktikan bahwa menjadi minoritas tidak serta merta membuat mereka tidak mampu berprestasi dan menjadi bintang dilapangan hijau, namun mereka juga tidak lupa akan keyakinan mereka.

Baca Juga : Deretan Pemain Muslim Inspiratif di Liga Top Eropa ( Bagian 1 )

Berikut adalah deretan pemain bola muslim yang merumput di liga-liga top Eropa :

1. Franck Ribery


Franck Ribery lahir di Boulogne-sur-Mer, Perancis, 7 April 1983, Sebelum bermain di FC Bayern Munchen, Jerman, pemain yang beroperasi sebagai gelandang serang ini berkarir di tanah kelahiranya bersama US Boulogne, Olympique Ales, Stade Brestois 29, FC Metz, Galatasaray, dan Olympique Marseille, bersama FC Holywood ia sukses mempersembahkan enam trofi Bundesliga dan satu trofi Liga Champions.

Ribery adalah seorang mualaf, jati dirinya sebagai seorang muslim terkuak pada Piala Dunia 2006 di Jerman ketika Perancis melawan Swiss. Ketika itu, Ribery tersorot publik tengah menengadahkan tangan sebelum pertandingan dimulai. Ribery tengah berdoa, seperti yang dilakukan seorang Muslim. Saat itulah, banyak orang terkaget-kaget dengan sikapnya.

Kabar tentang dirinya sebagai mualaf terus menyeruak, ditambah lagi ia enggan mengemukakan tentang keyakinan barunya, menurutnya itu semua adalah privasinya dan tak perlu dipublikasi.

Namun terlepas dari itu semua, Islam benar-benar telah mengubah seorang Ribery yang keras dan arogan menjadi Ribery yang santun dan rendah hati. Sebagai Muslim keimanan dan keteguhan hatinya juga tak perlu diragukan ditengah jadwal pertandingan yang padat ia tak pernah lupa untuk menjalankan shalat.

''Islam juga yang menjadi sumber kekuatan saya di dalam maupun di luar lapangan," ujar Ribery kepada majalah Match, Ia menambahkan, ''Saya menjalani karier yang berat, saya kemudian berketetapan hati untuk menemukan kedamaian. Akhirnya, saya menemukan Islam

2. Mohamed Salah

Mohamed Salah merupakan gelandang serang asal Mesir yang kini merumput bersama AS Roma. Bersama AS Roma ia mencetak 19 gol dan 12 assist disemua kompetisi.

Sebagai seorang Muslim Salah termasuk Muslim yang taat, setiap mencipatakan gol Salah selalu melakukan sujud sukur, bukan hanya sebagai wujud rasa sukurnya namun Salah memiliki tujuan lain, Salah berupaya menunjukkan citra Islam yang sebenarnya dan jauh dari citra ‘teroris’ yang kerap disampaikan oleh media.

Ketika pertama kali datang ke Fiorentina pada 2015 lalu hal pertama yang ia tanyakan adalah Masjid, Demikian dituturkan kepala Uni Masyarakat dan Organisasi Islam di Italia.

Mohamed Salah juga dilaporkan telah banyak memberikan bantuan bagi Muslim Italia. Salah pernah memberi bantuan senilai 60 ribu Euro bagi umat Muslim Florence di wilayah Tuscany. Salah menawarkan bantuan untuk memperbaiki masjid di provinsi Barat Italia ini.

3. Yaya Toure

Yaya Toure adalah pemain internasional Pantai Gading ia kini membela klub Premier League Manchester City ia berposisi sebagai gelandang.

Yaya Toure dikenal sebagai pemain Muslim yang cukup religius, saat masih di Barcelona, Yaya Toure adalah imam bagi dua rekannya; Eric Abidal dan Seydou Keita. Ketiganya memang beragama Islam dan selalu menyampatkan diri shalat berjamaah, dan Toure dianggap memiliki pengetahuan keagamaan yang lebih dibanding Abidal dan Keita.

Ketika Yaya Toure memutuskan pindah ke Manchester City, Abidal dan Keita menjadi orang yang paling kehilangan. Dalam salah satu kesempatan wawancara dengan salah satu radio, Abidal sempat mengatakan. "Kami kehilangan imam."

Pada Mei 2012 saat City menang 2-0 atas Newcastle United ia memborong dua gol City dan keluar sebagai Man of the Match pada pertandingan ini, sebagaimana kebiasaan di Premier League, pemain yang menjadi bintang lapangan harus merayakannya dengan meminum sebotol sampanye yang disediakan panitia.

Namun dengan santai ia berkata Dengan sopan, Yaya Toure menolaknya, "Maaf! saya tidak minum alkohol karena saya Muslim," ujar Yaya Toure seraya tersenyum, dan menyerahkan botol sampanye itu ke rekannya Lescott yang ada di sampingnya. "Bawa saja, bawa saja"  katanya seraya berlalu.

4. Karim Benzema


Karim Benzema merupakan satu dari sekian banyak pemain Perancis keturunan Aljazair yang beragama islam, ia biasa bermain sebagai penyerang. Ia turut membawa Real Madrid merengkuh trofi La Liga dan Liga Champions 2016/2017.

Sebagai muslim Benzema mempunyai ritual khusus sebelum bertanding yakni mendengarkan lantunan ayat suci Al Quran  Hal tersebut ia akui ketika sedang diwawancarai oleh Real Madrid Arab. Menurutnya hal tersebut bisa membuat dirinya tenang. "Sebelum kick-off, saya selalu mendengarkan Al-Qur'an. Itu membuat diri saya menjadi tenang”

Benzema juga tidak pernah lupa akan kewajibannya sebagai seorang muslim ia selalu menjalankan shalat lima waktu dan puasa dibulan Ramadhan.

5. N'golo Kante

Kante merupakan gelandang tengah asal Perancis yang kini bermain untuk Chelsea.
Didatangkan Leicester City dari klub ligue 1 perancis Caen, Kante membuat sukses besar di debutnya di Premier League dengan mempersembahkan gelar Premier League musim 2015/2016 bagi The Foxes. Tak sampai disitu, ia kembali tampil impresif bersama Chelsea musim ini dan kembali mengangkat trofi Premier League untuk kedua kalinya.

Namun dibalik kesuksesannya dilapangan hijau Kante yang seorang muslim ini tidak kehilangan pijakan, ia tetap membumi dan rendah hati, siapa sangka ketika pertama kali datang ke King Power Stadium Kante tidak memiliki mobil sama sekali, ia tetap hidup dalam kesederhanaan, kabarnya salah satu manajemen The Foxes kala itu sampai membelikan mobil Mini Cooper Hatchback seharga 17 ribu Poundsterling, itupun jarang sekali ia gunakan kecuali untuk keperluan mendesak dan untuk latihan.

Mereka adalah contoh dari sekian banyak pemain muslim di liga-liga Eropa, mereka hidup sebagai minoritas namun mereka tak pernah lupa akan keyakinan mereka dan tetap memegang teguh keyakinan mereka sebagai muslim. Bagi Karbolidmania yang beragama Islam nama - nama diatas dapat kita jadikan inspirasi bahwa agama bukan tentang status namun agama adalah tuntunan dan pedoman hidup, sesulit apapun kondisi kita jangan sampai kita kehilangan pijakan dan keteguhan hati sebagai muslim.

No comments

Powered by Blogger.